Mengalir seperti sungai

January 26, 2013 by inyo

Duduk sendiri menikmati makan siang dan kelapa muda sebagai penyegar. Mata mengarah ke sungai melaka yang berujung di muaranya. Pikiran melayang jauh dan tersadar untuk bersyukur dgn kehidupan indah yang sudah dikasih.

Ada yang berusaha sekuat tenaga untuk bisa punya anak. Dari terapi hormon sampai in vitro. Tapi ada juga yang asal kesenggol dikit bisa hamil. Yang gak punya anak sedih dan kecewa waktu usahanya belum berhasil. Yang gampang punya anak sampai harus memakai spiral karena kondom saja gak menjamin dia gak hamil. Well bahkan mungkin sudah berstatus janda… Gak lucu juga janda terus tiba-tiba hamil sementara suami tinggal kenangan.

Air sungai mengalir. Perahu lewat diatasnya. Ada yang searah dan ada juga yang melawan arah. Dengan beberapa pemberhentian sepanjang sungai.

Mungkin seperti hidup. Kadang harus.membiarkan hidup kita seperti perahu melaju terbawa arus sungai. Tapi terkadang harus melawan jalan hidup demi tujuan yang diharapkan. Melewati beberapa pemberhentian sekedar melepas lelah atau menambah tenaga untuk terus melaju.
Pada akhirnya perahu akan berlabuh di satu tempat dan diam dalam kesunyian bersyukur dalam kenangan indah sepanjang perjalanan waktu dalam aliran sungai kehidupan.

Life is a magic. Life is also amazing. Life is like a river. And we are sitting on the deck of the river side.
*sekedar renungan singkat saat makan siang ditepian sungai.

%d bloggers like this: