berbagi itu sederhana

suatu sore selepas bekerja dan tiba di rumah lebih awal dari yang diperkirakan adalah waktu yang tepat untuk bersepeda. berolah raga sekaligus menghilangkan penat. sambil mengayuh pedal sepeda mata ini dapat menikmati indahnya jajaran persawahan yang sedang menghijau.

tak jarang bertemu sapa dengan beberapa tetangga yang juga sedang bersepeda atau sekedar berjalan santai sambil mata dan jemari mereka terkonsentrasi pada layar ponsel pintarnya.

dari kejauhan terlihat empat orang asing yang sedang berjalan. saat sudah dekat salah satu dari mereka menyapa dengan sopan. ternyata mereka mencari jalan terdekat menuju pantai. sayangnya jarak terdekat yang dimaksud itu memakan waktu lebih dari satu jam berjalan kaki.

anehnya pihak penginapan tempat mereka tinggal memberikan informasi bahwa dari penginapan itu cukup dekat berjalan kaki ke pantai. hingga mereka memutuskan untuk berjalan kaki menuju pantai di sore itu.

ada beberapa kemungkinan, pihak penginapan salah menyampaikan informasi, tamu salah menangkap maksud karena mungkin terkendala dengan bahasa, atau ada kemungkinan-kemungkinan lainnya.

dari tempat kami bertemu tidaklah mudah mendapatkan taxi online, dan dari wajahnya terlihat sekali mereka ingin pergi ke pantai yang mungkin saat memesan tempat menginap tersebut informasi yang diberikan bahwa tempat itu cukup dekat dengan pantai.

syukurlah saat itu teringat akan salah satu tetangga yang memiliki mobil dan berkeinginan untuk menggunakan mobil miliknya untuk usaha transportasi bagi turis lokal maupun international. dan waktunya tepat, pemilik mobil sedang berada dekat dengan lokasi tempat kita berada. setelah menegosiasikan harga, akhirnya keempat turis itu diantar kepantai.

keempat tamu itu terlihat senang dan mengucapkan terima kasih juga salam perpisahan, dan tetangga yang memiliki mobil itu seolah-olah sedang berlatih bagaimana menghasilkan uang dari usaha transportasi yang direncanakannya.

dari kejadian ini saya tidak mendapatkan keuntungan material, namun saat melihat keempat tamu itu senang dan tetangga itu terpacu semangatnya untuk memulai usaha transportnya ada perasaan bahagia yang sulit untuk digambarkan atau diceritakan dengan kata-kata, namun sangat nyata dirasakan.

hal sederhana yang kita buat terkadang tanpa sadar menghasilkan perasaan bahagia yang besar. berbagi tidak selalu berupa uang atau benda material, berbagi bisa dalam bentuk apa saja dan hasilnya sama … membahagiakan.

karena berbagi itu sederhana.

Published by inyo

interior decorator, and master of ceremony

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: