semua ada waktunya

segala sesuatu sudah ada waktunya. memang sebagai manusia kita tidak boleh berhenti untuk berusaha, namun setelah itu belajarlah untuk berserah. bukan berarti pasrah tanpa usaha, tapi belajar untuk ikhlas terhadap segala apa hasil usaha yang telah kita kerjakan sebelumnya.

ada hal-hal yang bisa kita atur sesuai keinginan, tetapi ada juga hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan, hal-hal diluar kontrol kita sebagai manusia.

pikiran, perasaan, dan bagaimana kita menghadapi sesuatu hal adalah bagian yang bisa kita kontrol atau kendalikan dengan sadar. diluar itu ada banyak hal yang tidak bisa kita kendalikan. dan kalau kita memaksa mengendalikannya bukan tidak mungkin stress meningkat, bahkan bisa menjadi depresi karena ekspektasi yang tak terlampaui.

semisal contoh, sebelum bepergian kita sudah melihat arus jalan lewat aplikasi mobile map atau mengecek info jalan lainnya. menurut pemaparan hasil pemantauan kita jalan yang akan kita lalui lancar, namun saat kita berkendara bisa saja kita menemukan kemacetan mendadak yang disebabkan oleh hal-hal diluar kontrol kita, seperti ada kecelakaan, pohon tumbang, perbaikan jalan, dan lain sebagainya.

beberapa saat lalu saya mencoba untuk meng-upgrade polis asuransi kesehatan saya, karena saya sadar semakin hari biaya kesehatan semakin tinggi. namun saat saya mengajukan kenaikan pertanggungan polis tersebut salah satu klausa menyebutkan bahwa hal yang berkenaan dengan penyakit batu ginjal tidak akan tercover atau terlindungi dengan pembaharuan polis tersebut, pasalnya karena saya telah sekali melakukan tindakan ESWL (tembak batu ginjal). disamping itu nilai premi yang ditawarkan menjadi terlampau tinggi bagi saya. jelas semua itu adalah hal-hal diluar kontrol saya dan saya tidak bisa melakukan apa-apa karena memang yang menentukan adalah pihak perusahaan asuransi.

setelah berpikir dan mempertimbangkan segala sesuatunya saya tidak memperbaharui polis kenaikan pertanggungan tersebut. ini adalah bagian yang dapat saya atur atau kendalikan. karena semua keputusan ada ditangan saya.

berselang beberapa bulan kemudian tiba-tiba saya mendapat tawaran dari pihak asuransi yang menawarkan peningkatan perlindungan kesehatan saya dengan catatan track record bersih alias pemutihan. tawaran yang sangat menarik, perlindungan yang jauh lebih luas jangkauannya hingga seluruh Asia, dan premi yang nilai kenaikannya tidak sebesar saat saya sendiri mencoba permohonan kenaikan polis perlindungan kesehatan tersebut. sesuatu yang luar biasa diluar kendali saya bukan? dan setelah mempelajari semuanya saya mengambil kesempatan untuk mengendalikan polis asuransi tersebut. saya memutuskan untuk mengambil tawaran yang diberikan.

bayangkan kalau sebelumnya saya sudah mengambil keputusan menaikan polis kesehatan saya beberapa bulan lalu. mungkin tawaran ini tidak akan diberikan lagi, dan saya sudah pasti akan membayar premi yang jauh lebih besar dengan cakupan perlindangaan yang lebih sempit dari yang ditawarkan sekarang.

memang segala sesuatu ada waktunya, segala sesuatu ada masanya.

saat sesuatu terjadi diluar kehendak kita, berusahalah untuk tidak tergesa-gesa merasa kesal, marah, jengkel, sedih, berpikiran negatif, atau bahkan emosi tak berkesudahan. kecewa wajar saja terjadi. tapi ingatlah kembali saat sesuatu yang diluar kontrol kita terjadi, tidak ada yang dapat kita paksakan.yang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita menerima dan menyesuaikan diri dengan keadaan sambil berusaha memperbaiki segala sesuatunya. dan saya sering mengalami dimana saat saya belajar untuk menerima keadaan yang tidak dapat saya kendalikan, akan ada hal-hal baik lainnya yang akan terjadi kemudian.

sekali lagi bukan berarti kita harus pasrah, tetapi belajar untuk ikhlas menerima hasil apapun dari tindakan yang telah kita perbuat, kita perjuangkan, dan kita usahakan. dan cobalah untuk selalu yakin dan percaya segala sesuatu yang terjadi itu adalah baik adanya, dan terbaik yang dipersiapkan bagi kita.

jawaban sebuah harapan

pun senang dengan kehidupan perkotaan, barang berkualitas, dan hal-hal modern lainnya, tapi saat berada dekat dengan alam itu bisa mendatangkan perasaan bahagia. mungkin ini yang namanya tastely disoriented uptown boy. type gaya hidup yang belum bisa meninggalkan keindahan keduniawian namun sesungguhnya mampu hidup dalam kesederhanaan.

saat berada dekat dengan alam, sekedar merawat tanaman di halaman rumah, memelihara anjing, ikan serta kura-kura, atau bahkan hanya duduk di teras rumah saat malam hari menikmati udara sejuk dan suara binatang malam mampu memberikan sensasi yang luar biasa.

ada banyak hal yang dapat menjadi pembelajaran dari tanaman serta hewan peliharaan, semisal saat anjing-anjing dengan gembiranya merusak tanaman yang sedang subur. mungkin dalam pikiran mereka itu hanya sekedar bermain dan bersenang-senang tanpa maksud membuat kita kesal.

saat melihat hal seperti itu terkadang emosi meningkat, dan bukan tidak mungkin anjing-anjing lucu ini mendapat teguran omelan keras, bahkan gertakan untuk dihukum dalam kandang. padahal harapan mereka kita bisa memaafkan bahkan ikut bersenang-senang dengan mereka.

pernakah kita berharap dalam doa dan merasa doa kita tidak terjawab hanya karena apa yang kita harapkan tidak terkabul?

setiap doa dan harapan itu pasti memiliki jawabannya. cepat atau lambat, atau sesuai, atau berbeda dari keinginan dan doa kita. namun semua itu pasti ada maksud dan tujuannya.

anjing-anjing yang merusak taman bisa saja tidak ditegur, namun disaat lain mereka akan terus mengulangi kesalahannya. dan hal itu tentu tidak baik.

demikian juga dengan doa dan harapan yang tidak terwujud. pasti ada hal baik dibalik semua itu. hanya saja kadang kita tidak dapat langsung memahaminya. karena kita menggunakan pikiran dan perasaan kita sendiri untuk sebuah jawaban akan doa.

saat demikian, biarlah keteguhan hati dan kebesaran jiwa untuk menerima jawaban doa itu hadir dalam pikiran. belajar menerima segala sesuatu itu pasti baik adanya. dan semua pasti akan ada maksud dan tujuannya. hingga satu waktu nanti kita akan memahami dan mensyukuri jawaban dari doa serta harapan tersebut.

cinta universal

entah sejak kapan, setiap bangun di pagi hari ada kesenangan tersendiri berada di taman untuk sekedar duduk-duduk sambil sarapan, atau bahkan mengambil waktu untuk berbenah, merapikan tanaman, membuang tanaman kering dan layu, atau bahkan hanya sekedar menyiram tanaman agar terlihat segar.

mungkin juga karena secara tidak sadar makin merasakan ada rasa kebahagiaan saat dekat dengan alam, dekat dengan tumbuhan, menyentuh tanah, menghirup aroma dedaunan, bahkan saat bermain dengan anjing-anjing peliharaan yang terkadang turut membantu merusakan tampilan taman yang sudah ditata.

sadar muncul perasaan bahwa tanaman-tanaman itu tumbuh menjadi lebih subur, segar, dan seperti merasa diperhatikan. tanaman-tanaman yang dulunya tumbuh kurang segar sekarang seperti hidup dalam semangat yang bergejolak.

apakah tanaman ini juga bisa merasakan perhatian yang kita berikan? mungkin iya. tanaman juga adalah mahluk hidup. seperti manusia dan hewan, tanaman juga pasti memiliki perasaan, hanya bahasa verbal penyampaiannya saja yang tidak kita pahami.

tetapi saat melihat tanaman-tanaman itu tumbuh dengan sehat, seolah-olah itu adalah ungkapan perasaan terima kasih mereka.

seperti manusia dan hewan yang berlimpah kasih sayang akan memancarkan aura kebahagiaan, demikian juga dengan tumbuhan.

mengajak tumbuhan berkomunikasi walaupun dengan bahasa yang berbeda tetap akan tersampaikan. ketulusan, kasih sayang, perhatian yang kita berikan dalam bentuk perawatan atau sekedar menyapa tanaman-tanaman di pagi hari membuat mereka tumbuh dengan bahagia.

memuji kecantikan mereka, membelai mereka dengan kasih sayang, membuat tanaman-tanaman itu semakin indah dan sebagai balasannya kita akan merasakan suka cita yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. hanya perasaan senang, tenang, dan bahagia yang bisa kita rasakan.

dari tanaman ada pelajaran penting. lebih baik diam saat tidak ada kalimat yang membuat orang bahagia. karena dalam diam mereka memancarkan bahasa kasih sayang. dalam diam mereka membagikan energi positif. dan dalam diam kebahagian bisa tersalurkan.

aliran luapan cinta kasih tidak akan berhenti saat satu sama lain saling mengasihi.

manusia, hewan, tanaman, semuanya memiliki jiwa yang berada dalam tubuh fisik. jiwa-jiwa inilah yang saling membutuhkan kasih sayang dan cinta dalam makna yang universal.

menolerir ketidak sempurnaan

menjadi orang yang memiliki bakat OCD, obsessive compulsive disorder, cukup melelahkan. apalagi saat segala sesuatunya tidak berjalan sesuai dengan rencana atau tidak terjadi seperti yang diinginkan, lebih jauh lagi sesuatu yang terjadi diluar perkiraan dan harapan. hal-hal demikian sangatlah melelahkan.

beberapa hari yang lalu saat salah satu lampu di taman rusak, mungkin karena usia pemakaian dan juga curah hujan yang sangat deras cukup membuat perasaan terganggu. setelah lampu tersebut diperbaiki dan menyala seperti sedia kala, giliran pompa kolam ikan yang bermasalah. selepas urusan pompa ikan beres, pohon buah majapahit yang terlalu rimbun menjadi sedikit miring karena curah hujan dan angin kencang yang membebani dedaunannya. belum lagi salah satu anak anjing yang muncul masalah kulitnya karena faktor genetik. semuanya diselesaikan satu persatu untuk bisa kembali sempurna seperti sedia kala.

namun berusaha untuk selalu dalam kesempurnaan itu sangatlah menguras tenaga. bukannya saya merasa senang, alih-alih saya malah merasa kurang menikmati hal-hal indah lainnya.

teringat salah satu tulisan Ajahn Brhamn tentang dua batu bata yang keliru dipasang di tembok biara dan membuat kesempurnaan itu sirna, hanya karena dua bata yang keliru itu bagian tembok lainnya yang indah menjadi terabaikan. akhirnya saya mulai belajar untuk menolerir keadaan.

bukan berarti berubah menjadi orang yang cuek, tidak pedulian, tidak mengurus hal-hal yang seharusnya dibenahi dan sebagainya. bukan seperti itu. akan tetapi hanya belajar menolerir apa yang terjadi saat itu dan menikmati hal-hal indah lainnya yang sudah sepatutnya untuk dihargai.

sambil mengobati anak anjing yang sakit saya juga menikmati bermain dengan anak anjing lainnya yang sangat sehat.

sambil menunggu pohon majapahit diluruskan dan dipasang penyangga oleh para gardener, saya menikmati bentuknya yang sedikit miring itu memberikan keindahan lain di halaman rumah.

saat pompa kolam ikan rusak dan tidak ada gemericik suara air, kolam ikan itu menjadi sangat tenang dan saya baru menyadari berapa banyak ikan yang ada begitu indah bergerak ringan seolah-olah menari dalam air.

dan saat tidak ada yang bisa saya lakukan, saya hanya duduk diam, menikmati udara segar, suara kicauan burung-burung liar serta cahaya matahari yang bersinar cerah diantara pepohonan di halaman rumah.

saya mendapatkan pelajaran… menolerir ketidak sempurnaan adalah cara menikmati sebuah kesempurnaan

Barbie no stress

Bulan Maret yang lalu kembali saya berkesempatan berkunjung ke Bangkok, Thailand. Sudah tidak terhitung berapa kali negara ini saya kunjungi. Alasannya karena sebagai tempat berlibur negara ini menghadirkan banyak ragam kuliner dan pilihan hiburan dengan biaya yang tidak mahal, bahkan kalau dihitung-hitung biaya hidup saya di Bali bisa lebih tinggi daripada saat saya berada di Bangkok.

Saat berada disana, saya sempat berkunjung ke salah satu mal yang di atriumnya sedang berlangsung ulang tahun boneka barbie, Barbie 60th anniversary.

Aneka Barbie dari tahun ke tahun dipajang sebagai collection items. Bahkan mereka mengadakan kontes Barbie manusia. Sangat menghibur. Buat saya hanya sekedar melihat-lihat Barbie dengan beragam gaya dan jenis itu sesuatu yang menyenangkan dan membuat relax. Tanpa perlu mengeluarkan uang untuk membeli, cukup menikmati saat melihat jajaran Barbie beraneka jenis dengan harga yang tidak murah itu sudah lebih dari cukup.

Mungkin memang cuma khayalan, tetapi slogan Barbie can be anything itu bisa menginspirasi banyak orang, bukan hanya anak-anak kecil tapi juga orang dewasa yang datang ke pameran tersebut. Barbie saja bisa melakukan apapun, memiliki profesi apapun, dan yang menurut saya menginspirasi adalah wajah dari Barbie-Barbie ini semua terlihat bahagia.

Dahulu Barbie dikenal sebagai boneka gambaran kesempurnaan, tetapi sekarang Barbie dibuat dengan banyak versi termasuk beberapa versi yang memiliki tubuh tidak sempurna. Tetapi pancaran kebahagiaan dari wajah mereka tetap dipertahankan, dan itu menurut saya bisa mempengaruhi siapa saja yang melihat mereka.

Misalnya saat kita sedang merasa tertekan karena pekerjaan atau situasi hidup yang tidak sedang menyenangkan. Saat melihat pancaran senyum dari Barbie berkaki satu yang berdiri dengan bantuan tongkat, atau Barbie dengan pigmen kulit yang tidak rata disekujur tubuhnya itu bisa membuat kita merasa lebih tenang. Seperti gambaran bahwa hidup itu tidak selalu sempurna, tetapi bukan berarti kita tidak mensyukuri hidup dan menyia-nyiakan waktu terbuang begitu saja untuk berkeluh kesah.

Saya cukup lama berada di pameran itu untuk mengamati koleksi-koleksi yang hanya dipajang dan koleksi yang dijual. Dan anehnya setelah itu saya merasa lebih bahagia. Aura kebahagiaan yang terpancar dari sebuah boneka, benda tak bernyawa saja, bisa membuat kita ikut merasa bahagia, apalagi kalau kita mendapatkan hal tersebut dari mahluk hidup.

Belajar dari hal kecil ini saya berkesimpulan saat kita memancarkan aura kebahagiaan dari dalam diri, maka orang lain yang ada disekitar kita akan ikut merasakan kebahagian tersebut. Demikian juga sebaliknya.

Jadi ingat saja, saat kita merasa mulai tidak bahagia atau tertekan, bayangkan wajah Barbie dengan senyum bahagia mereka. Saya yakin sedikitnya itu akan membuat kita merasa lebih bahagia. Sesederhana itu.

bermain kreatif

teringat jaman kecil dulu saat kita senang berimajinasi dalam dunia khayal waktu bermain? berkhayal jadi pembalap motor saat bermain gelinding roda bekas sepeda motor dengan alat berupa sepotong kayu dalam genggaman tangan. dilain waktu berimajinasi berkemah di hutan belantara saat bermain dibawah meja makan yang keempat kaki mejanya kita kelilingi dengan seprai bekas yang tidak terpakai lagi. bahkan berkhayal menjadi serdadu perang saat beraksi dengan prajurit-prajurit plastik berwarna hijau yang dimodel dengan berbagai gaya.

kesenangan saat bermain masa kecil itu adalah hal yang sangat indah, saat dimana imajinasi tak berbatas, dan mendatangkan rasa puas yang tak terkira.

tidak ada yang salah dengan bermain. apalagi kalau itu membuat kita menjadi merasa lebih kreatif.

hari ini saya bermain dengan kamera handphone, memotret beberapa orang yang jauh dari kehidupan modeling dan dunia fashion. berkreasi sambil bermain. menghasilkan gambar-gambar yang cukup terlihat artistik. dan orang-orang yang dipotret pun ikut merasa senang dengan hasil gambar-gambar tersebut.

ada kesenangan tersendiri saat melihat mereka senang dan tertawa lepas. kesenangan sederhana yang tidak bisa dibeli dengan uang. kesenangan yang diperoleh dari sebuah permainan yang memacu kreatifitas. dan itu adalah kesenangan yang mendatangkan kebahagiaan.

liburan bersama orang tua

menikmati liburan bersama keluarga di akhir tahun adalah hal yang sangat menyengkan. namun sebelum kita berangkat kita harus mempersiapkan segala sesuatunya agar liburannya berjalan lancar, terutama kalau kita berpergian bersama orang tua yang sudah lanjut usia.

kenapa demikian?

karena mungkin saja orang tua yang sudah lanjut usia fleksibilitasnya sudah tidak seperti saat muda. begitu pula dengan kekuatan fisik, dan sebagainya.

pertama-tama saat liburan bersama orang tua, buatlah itinerary yang sesuai dengan kesenangan, kenyamanan, dan kemampuan fisik juga mental mereka. jangan memkasakan sesuatu yang nantinya membuat mereka terlalu lelah dan berakhir tidak menikmati perjalanan tersebut. kalau orang tua tidak tahan dikeramaian maka carilah tempat yang lebih sepi seperti taman, danau, dan sebagainya. begitu juga sebaliknya.

jangan lupa membuat asuransi perjalanan yang melindungi kebutuhan kesehatan dan sebagainya sebagai tindakan proteksi

pilih maskapai yang menawarkan rute langsung, kalau tidak ada, usahakan carilah rute yang memiliki jam transit dan perjalanan terpendek menuju lokasi yang dituju.

untuk penginapan carilah hotel atau tempat penginapan yang memiliki standard yang mendekati kebiasaan hidup sehari-hari mereka, tujuannya untuk membuat mereka cepat beradaptasi dan rasa nyaman.

obat-obatan dan segala keperluan yang biasa digunakan harus selalu dibawa, demikian juga perlindungan saat terjadi perubahan cuaca seperti payung, jaket. mantel hujan, pelindung matahari, topi, dan sejenisnya, tergantung kondisi iklim tempat kita berlibur.

saat liburan akhir tahun, rata-rata semua tempat yang banyak dikunjungi wisatawan pasti ramai, untuk menghindari antrian panjang sebaiknya membeli tiket masuk secara online terlebih dahulu, dan pastikan waktu untuk berkunjung sesuai dengan waktu yang tertera pada tiket tersebut.

selain membawa kartu kredit dengan limit yang sudah dibesarkan (*tetapi bukan untuk digunakan belanja), membawa lebih dari anggaran uang cash dalam mata uang tempat yang dikunjungi juga perlu, sebagai prokteksi apabila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan (*sekali lagi ingat bukan untuk dana extra belanja).

sepatu atau alas kaki, dan pakaian yang nyaman juga merupakan modal penting, karena saat berlibur kita akan banyak berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lain, atau sekedar berjalan berkeliling tempat wisata yang dituju.

minum banyak air, meskipun mungkin resikonya akan sering ke toilet, tetapi itu lebih baik daripada terjadi dehidrasi. karena saat tubuh mengalami kekurangan cairan maka tubuh dapat menjadi lemah dan bisa menyebakan ketidak sadaran pada fase yang kritis.

untuk kita pribadi gunakan tas punggung agar mudah membawa semua keperluan orang tua, dan usahakan orang tua berjalan bebas tanpa perlu membawa beban yang berat di bahu dan tangan.

dan tentunya masih banyak lagi hal-hal kecil lainnya yang harus kita perhatikan, tujuannya adalah bagaimana liburan akhir tahun bersama keluarga ini menjadi berkesan, terutama bersama orang tua lanjut usia.

percayalah…. kebahagian yang terpancar dari wajah mereka akan menghilangkan lelah dan kerepotan yang kita lalui selama liburan. orang tua senang, kita pun akan merasa bahagia.

selamat berlibur

cinta itu (tidak*) menyiksa

hasil oborolan dengan satu sahabat tentang percintaan salah satu teman dekat yang percintaannya cukup mengikat. ikatan yang terjadi bukan hanya soal perasaan tapi juga soal financial. hanya saja ikatan yang terlampau kuat ini timpang sebelah.

kenapa urusan financial termasuk dalam pembahasan percintaan? karena pada akhirnya urusan financial sering kali menjadi batu sandungan. seperti timbangan, sama berat sama rasa. kalau timbangan terlalu berat sebelah maka akan menjadi beban di salah satu pihak. saat cinta masih berada dalam musim semi hal itu tidak akan menjadi masalah. tapi apa jadinya saat musim kemarau tiba? panceklik panjang bisa terjadi dan akan menuai hasil panen yang menyakitkan.

mungkin terlalu terkesan pelit dan hitung-hitungan kalau diawal menjalin hubungan sudah membahas soal timbangan angka ini. tapi bukannya lebih baik semuanya dibahas diawal sebelum semuanya menjadi terlambat dan menyakitkan?

seperti halnya saat interview kerja dan negosiasi pendapatan, semuanya dibahas didepan. proyeksi untung rugi sudah harus dipaparkan dengan jelas alih-alih khayalan mimpi untung besar yang tak kunjung datang, apalagi kalau sampai merugi.

memang kalau sudah cinta kadang kita bisa tutup mata, tapi ada baiknya tutup mata hanya untuk hal-hal kecil saja, tutup satu mata untuk hal-hal yang masih bisa ditolerir, dan buka mata lebar-lebar untuk urusan yang memiliki proyeksi jangka panjang.

perasaan memang kadang bisa mempermainkan akal sehat, tapi logika tetap harus diusahakan untuk dipertahankan. kejernihan dalam berpikir membaca ilustrasi masa mendatang juga menjadi syarat penting untuk membuat sebuah hubungan percintaan akan terus bertumbuh dalam perasaan kasih sayang dan tidak meninggalkan kekecewaan yang melukai hati, apalagi sampai berujung  trauma untuk melangkah ke tangga berikutnya dalam kehidupan.

cinta itu indah, cinta itu  (tidak*) menyiksa, *selama ada logika dan perhitungan yang tepat.

kenyamanan dalam ketenangan

beberapa kali saya sering mendapat direct message lewat akun instagram saya menanyakan soal foto yang saya unduh.  kesan yang tertangkap oleh kamera handphone yang saya gunakan adalah seringnya saya menikmati hidup sendirian. dan pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah “kenapa?”, “kok jarang rame-rame kak?”, dan berbagai pertanyaan sejenis.

biasanya saya hanya menjawab dengan “Hahahahaha”, atau “semua lagi pada sibuk sendiri-sendiri”.

sampai suatu saat saya sendiri sadar memang semakin kesini pertemanan saya semakin mengerucut. semakin sedikit, namun pertemanan ini lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas pertemuan. bukan berarti jarang berkomunikasi tetapi memanfaatkan berbagai aplikasi untuk kebutuhan ini, dan mencari waktu yang tepat untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama. dan saat bertemu menjadi waktu yang  benar-benar dinikmati bersama

apakah kesepian? rasanya tidak.

entah kenapa sekarang rasanya waktu semakin cepat berlalu. dari bangun di pagi hari, meluangkan waktu bersama hewan-hewan peliharaan, merawat tanaman, sarapan, kerja, makan siang, olah raga, makan malam, dan berbagai aktifitas lainnya sudah menyita waktu yang ada. bahkan kadangkala bisa beberapa hari lamanya tidak sempat menonton TV atau memabaca komik sekedar untuk relaksasi.

bahkan sekarang kalau  mencari tempat untuk makan siang atau sekedar beristirahat lebih memilih tempat yang tidak padat, kalau kebetulan coffee shop tiba-tiba ramai? earphone menjadi penolong utama dengan musik yang memuasakan diri sendiri dibandingkan mendengar suara yang bercampur aduk tidak karuan.

saat malam tiba, berdiam tenang dalam meditasi ringan sebelum tidur menjadi pilihan yang sangat menyenangkan. jauh dari hiruk pikuk suara manusia.

apakah ini pengaruh usia yang tidak lagi remaja atau memang pergeseran kebiasaan yang membawa kesenangan tersendiri saat berada dalam suasana tenang, terbebas dari kebisingan, drama, bahkan konflik yang tidak penting. namun yang pasti berada dalam suasana tenang dan nyaman menjadi kepuasaan tersendiri.

Purity of Bhutan

Never once i did felt uncomfortable coming to Bangkok, but this time during transit from Bhutan I did not feel Bangkok was like a hometown.

(i frequently came here than back home anyway)

Too noisy, chaotic, busy, rushed, everyone talks too loudly.

I miss the calm atmosphere in Bhutan, driving only 40km per hour, even the maximum speed for the highway only 60km per hour. Never thought it was the great highway, just two lines passing through all the way to other districts with a little bit bumpy at some parts.

Everyone speaks politely, smile, joking, not in a hurry, sometimes I even saw someone just stopping by just to enjoy the scenery as they walk towards a place. Very peacefull.

Indeed it’s not easy for me to go to Bhutan. Travel packages are quite expensive, but experiences, atmosphere, nature, people, and everything I felt when I was there, all are a valuable experiences.

The moments of simplicity, staying at the farmhouse with the locals even just a day, animals and nature that blend with human life, it’s all a wonderful experience for me

I have a dream to keep nature in Bali,even just a patch of land around my house to be able to have harmony.

To maintain the natural beauty around the house, my dogs and wild birds can live together, grow as much as plants that can be planted, and keep all life in a simple sense of happiness.

Nothing is more valuable than giving more to the universe

I’m pretty sure i will missing Bhutan so much, i wish i will coming back to Bhutan one day.

Be kind to all creatures, this is the true religion – Buddha